Hujan

Image

Pohon dan kebun basah semua..

Begitulah kiranya potongan dari bait lagu yang sampai sekarang masih kuingat. Lirik lagu tersebut menceritakan secara singkat tentang peristiwa hujan. Yang setiap kesudahannya, selalu tercium harum yang khas. Harum tanah, dedaunan, dan udara yang segar. Alhamdulillah..

Dinginnya hujan dan kehangatan keluarga, menurutku dua hal yang tak terpisahkan ketika berada di rumah. Hangatnya kian terasa ketika dari arah dapur ibuku memanggil dan tiba-tiba memintaku menyusun beberapa mangkuk dengan rapi. Ya, tak lama mangkuk-mangkuk itu terisi masakan lezat ala ibunda yang siap diantar ke ruang tengah lalu dilahap habis oleh semua anggota keluarga. Makan nya rame-rame 😉

Peristiwa di atas adalah secuil kisah bahagia yang bisa kita dapati dan rasakan ketika hujan. Seakan-akan sudah menjadi semacam fait accompli dari turunnya hujan. Namun, hujan juga sering dianalogikan dengan kegaluan, kesedihan, ataupun suasana hati yang sedang sendu. Pokok nya yang bikin nangis rintik-rintik ataupun nangis bombai. Buat yang suka nonton sinetron, pasti tau kalau tokoh utamanya sedang bersedih biasanya tiba-tiba turun hujan (terima kenyataan ya  sob v^^). CMIIW.

Masih teringat satu episode di film “Keluarga Cemara” yang mengisahkan tentang keluarga sederhana dengan tokoh utama seorang anak SD bernama Ara atau Cemara. Suatu ketika diceritakan Ara ingin menghadiri pesta salah seorang temannya. Namun, hujan turun akhirnya ia tak jadi pergi. Ara pun merasa sedih dan menatapi tetesan-tetesan air dari atap rumah nya yang bocor dan tepat jatuh di atas sebuah wadah yang menghasilkan suara tertentu. Kebocoran itu terjadi di beberapa titik di rumah nya. Perpaduan suara dari beberapa wadah yang digunakan sebagai penampung kebocoran tersebut menghasilkan irama yang indah. Irama tersebut membuatnya ingin menari dan melupakan kesedihannya.

Cerita di atas ingin coba menggambarkan bahwa sesuatu yang tadinya kita anggap adalah suatu masalah, sejatinya adalah pembawa kebahagiaan lain dalam hidup kita. Meski jatuhnya seakan menyakitkan, tapi dari sanalah justru bunga-bunga cantik bermekaran, hijaunya rumput menghampar indah bagai permadani alam, kehangatan keluarga yang tercipta, juga kesenangan lainnya. Karena itu semua berasal dari Allah. Allah tak pernah menghendaki kesedihan bagi hamba-Nya. Tiada yang paling menginginkan kita bahagia selain Allah SWT. Allah menjelaskan tentang hujan pada kita salah satu nya dalam Q.S. ‘Abasa ayat 25-32. Begitu sayangnya Allah kepada kita.

So, let’s make the recipe of our own happiness.

 

Hujan,

Memang ditakdirkan terjatuh

Karena dari situ

melodi cinta-Nya terdengar

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s