Archery

IMG-20151004-WA0046

Dari Uqbah ia berkata, “Saya mendengar Rosululloh bersabda:

“Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah; orang yang saat membuatnya mengharapkan kebaikan, orang yang menyiapkannya di jalan Allah serta orang yang memanahkannya di jalan Allah.” Beliau bersabda: “Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika kalian memilih memanah maka hal itu lebih baik daripada berkuda.”(HR. Ahmad–16699)

Tempo hari lalu dapet kesempatan buat latihan memanah bareng temen-temen kantor di daerah Bandung. Alhamdulillah banyak banget pelajaran yang diambil, pantas saja Rosululloh mengkategorikan archery sport ini sebagai permainan yang paling baik. Emang seru sih 🙂

Bagi yang awam kayak aku ini, arahan instruktur menjadi sesuatu yang menarik bahkan wajib untuk aku ikuti. Kalo engga, bisa bahaya. Anak panah(arrow) bisa melesat tanpa arah dan mengenai apapun di sekitar nya. Ada beberapa peraturan yang harus kita taati dalam memainkan olahraga ini. Bagaimana cara memegang busur(bow), meletakkan arrow dengan tepat dan posisi yang benar, serta kapan waktu yang diperkenankan untuk melesatkan anak panah.

Pelajaran yang paling dominan adalah tentang fokus. Bukan hanya pandangan mata harus lurus ke depan. Tapi posisi tangan, kaki, dan badan kita harus mendukung untuk mendapatkan posisi yang tepat sesuai sasaran. Ini membuatku berpikir bahwa, ketika kita fokus untuk mencapai suati hal bukan hanya dipengaruhi oleh pikiran kita saja. Tapi ada faktor-faktor lain yang harus dipenuhi untuk mendukung nya. Misal, support keluarga, teman, serta lingkungan sekitar. Maka, bangun itu semua minimalnya dengan doa. Karna yang menggerakkan hati untuk support kita cuma Alloh saja. Oh ya, bahkan jangan salah, amal-amal baik yang kita lakukan juga turut serta berkontribusi dalam pencapaian yang kita dapat loh. Bukankah setiap kebaikan akan kembali pada diri kita 😉 Yaaah, karna waktu itu lagi dikejer deadline tugas kantor dan kuliah jadi terasa terhimpit pit pit membuatku sempat berpikir untuk tak usah peduli lagi dengan urusan sekitar, karena pasti akan mengambil waktu untuk mencapai tujuan yang aku targetkan. Tapi sekarang udah sadar koook (semoga >_<) So, berdoa dan beramal lah 😀

Pelajaran tak kalah penting adalah percaya pada ketentuan Alloh. Yakni semua usaha yang kita kerahkan untuk mencapai tujuan kita, pada akhirnya Alloh-lah yang akan menentukan. Tak usah berkecil hati, jika anak panah tak mengenai sasaran, mungkin itu hanya akan menjadikan kita ujub. Dan juga jangan menjadi sombong ketika kita mendapat point yang besar karna anak panah kita berhasil mengenai sasaran, karena itu semata Alloh saja yang telah mentakdirkannya begitu.

Ada beberapa orang di antara teman-teman kantor yang berkali-kali berhasil mengenai pusat sasaran. Super!!! Bayangin ya, banyak banget faktor luar yang bisa mempengaruhi, tapi anak panah bisa dengan mudah sampe ke tujuan. faktor luar itu bisa angin yang membelokkan arrow hingga tak mengenai sasaran, bisa gesekan dari arrow rest, posisi badan yang salah, dll. Naah ini membawa kita pada pelajaran selanjutnya, yaitu mengenai persiapan yang baik. Kalo kata sayyidina Ali, “Kejahatan yang terorganisir akan mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir”. Naaah kan bahaya banget kalo kebiasaan mempersiapkan dengan baik untuk setiap hal ini tidak dimiliki oleh setiap muslim.

Well, karena udah cukup panjang, aku cuma mau sampein satu pelajaran lagi. Dari beberapa kali pengamatan, sang instruktur memuji salah satu dari kami yang hampir konsisten mengenai sasaran tiap kali melesatkan anak panah. Dan tau kah kalian apa yang dia puji? Bukan masalah tepat sasaran nya, tapi konsistensi dan kedisiplinan dia dari cara mengambil anak panah, meletakkan arrow pada arrow rest, cara membidik, cara meregangkan busur, serta ketenangan dalam melesatkan anak panah. Semua nya dilakukan dengan konsisten setiap kali ia memanah. Alloh yang maha menentukan pun pasti menyukai hamba-Nya bukan karena ia berhasil mendapatkan apa yang diinginkannya, tapi karena keistiqomahan ia dalam menjaga setiap usahanya agar menjadi amal-amal ibadah yang dicintai-Nya…

 

Depok, 5 Januari 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s